Langsung ke konten utama

Sembilan Artis Terkenal Korea Yang Mengakhiri Hidupnya Sendiri

  Note: Bukan Untuk Ditiru  1.      Lee Eun Ju Artis cantik kelahiran   Gunsan,Korea selatan pada 22 Desember 1980, ia mengakhiri hidupnya pada saat berumur 24 tahun , masih sangat muda. Lee Eun Ju ialah salah satu artis cantik   Korea yang sedang populer , karirnya sedang menanjak tinggi.   Ia ditemukan meninggal di apartemennya pada 22 Febuari tahun 2005. Polisi menemukan cacatan Lee Eun Ju yang ditunjukan untuk ibunya, catatan itu berisi permintaan maaf Lee Eun Ju "Mom, I am sorry and I Love You" begitu isinya. Beberapa hari sebelum mengakhiri hidupnya Lee Eun Ju telah menyelesaikan pendidikannya di Dangkuk University. Banyak spekulasi tentang penyebab Lee Eun Ju mengakhiri hidupnya sendiri. Dan yang paling santer terdengar ialah kareana ia depresi dan merasa malu setelah beradegan telanjang dalam film "The Secret Letter", film thriller erotis yang dirilis 28 Oktober 2004. Saya sudah nonton film ini dan memang dalam film ini Lee Eun Ju b...

Film Coco Mengajarkan Kita Tentang Spirit Cita-Cita Yang Hakiki

Keluarga Coco


Film Coco merupakan film animasi fantasi yang dirilis tahun 2017 serta diproduksi oleh Studio Animasi Pixar, dirilis oleh Walt Disney. Film ini mempunyai rate IMDb 8.4/10. Mengisahkan seorang bocah bernama Miguel Rivera berumur 12 tahun yang sangat senang menyanyi. Ia berharap suatu hari ia menjadi musisi besar seperti Ernesto de la Cruz. Tapi hal ini sangat bertentangan dengan sejarah keluarganya yang sangat membenci musik. Nenek buyutnya Mama Imelda membenci musik, ia melarang keras anggota keluarganya mendengarkan apalagi sampai bermain musik. Bagi buyut Miguel Rivera, Mama Imelda musik adalah hal tercela.

Keluarga Miguel memiliki usaha membuat sepatu, usaha tersebut sudah dijalan secara turun-temurun. Tapi jauh didalam hati Miguel ia menyenangi musik, ingin bernyanyi ketika mendengar alunan musik, ingin memainkan gitar, ingin mengikuti lomba menyanyi di Plaza Kota. Didalam rumah Miguel memiliki ruang rahasia tempat ia berlatih menyanyi dan menonton idolanya  Ernesto de la Cruz konser.

Mama Coco dan Miguel

Suatu hari Miguel mengira Ernesto de la Cruz adalah kakek buyutnya hanya karena gitar yang dipakai Ernesto de la Cruz ketika menyanyi mirip dengan gitar di foto kakek buyutnya yang sudah di sobek bagian mukanya. Karena hal itu Miguel amat senang mengetahui idolanya adalah kakek buyutnya, karena merasa senang Miguel berani memproklamirkan diri kepada keluarganya bahwa ia ingin menjadi seorang musisi terkenal.

Keluarga Miguel di Dunia Roh

Tentu hal tersebut membuat neneknya gusar dan mematahkan gitar dan membuang semua benda yang berhubungan dengan musik yang selama ini Miguel simpan.

Miguel tidak terima barang-barang musik kesayangannya dirusak, ia marah dan gusar kenapa kelaurganya tidak ingin tahu mengenai impian besarnya yang ingin menjadi musisi.

Ia lari sekencang-kencangnya sambil menangis meninggalkan keluarga dan menuju plaza untuk ikut lomba menyanyi. Sialnya Miguel tidak mempunyai gitar, ia mencoba meminjam tapi tidak berhasil. Tinggal satu cara lagi, Miguel mendatangi makam Ernesto de la Cruz mengambil gitar legend milik idolanya.

Ketika ia menyentuh gitar milik Ernesto de la Cruz dan ingin berlari ke Plaza Kota tempat perlombaan diadakan, petualangan sebenarnya baru dimulai.

Miguel terlempar kedunia roh, ia bertemu dengan keluarganya yang sudah meninggal termasuk bertemu dengan orang yang mengharamkan musik dalam keluarganya yaitu nenek buyutnya Mama Imelda.

Di dunia roh Miguel ingin bertemu Ernesto de la Cruz yang ia kira kakek buyutnya. Miguel ingin bertemu Ernesto de la Cruz untuk minta restu untuk menjadi seorang musisi.

Miguel Memperoleh Restu

Berbagai macam peristiwa yang dialami Miguel didalam dunia roh membawanya kepada kebenaran yang selama ini tertutup rapat. Bahwa memang benar bahwa ia adalah cucu dari musisi yang hebat tapi bukan cucu Ernesto de la Cruz. Memang benar gitar yang digunakan Ernesto de la Cruz selama menjadi musisi adalah gitar kakek buyutnya. Memang benar nenek buyutnya Mama Imelda membenci musik tapi jauh didalam hatinya ia mencintai musik . Selama pertualangannya di dunia roh Miguel mengerti arti dari keluarga dan spirit cita-cita yang hakiki. Spirit cita-cita yang haki tentu bukan sprit cita-cita yang dimiliki Ernesto de la Cruz yang menghalkan segala cara agar mimpnya terwujud termasuk membunuh orang. Spirit cita-cita yang hakiki tentu cita-cita yang mempunyai tujuan yang baik dan menjalaninya setiap prosesnya dengan penuh suka cita, termasuk proses yang sulitpun. 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dua Film Korea Bertema Cinta Platonik : Siapkan Banyak Tisu Saat Nontonnya

Yang saya sukai dari Film Korea ada dua yang pertama tema cerita yang diangkat kedua peran yang diperankan para aktor dan aktrisnya sangat alami. Penonton seperti bukan sedang menonton film tapi seakan ikut dalam alur ceritanya. Kali ini  saya punya dua rekomendasi film korea bertema tentang Cinta Platonik  yang sayang dilewatkan buat para penikmat film, apalagi buat pecinta film korea. Cinta Platonik  atau juga sering disebut Cinta Platonis sendiri  menurut beberapa referensi ialah  jenis cinta yang tidak melibatkan tendesi romantis (bukan hubungan pacaran) Ia adalah cinta yang tak bersyarat,  tanpa nasfu dan birahi,  bisa dibilang cinta suci, waw keren gak  tu !!!.  Cinta Platonik biasanya ada dalam hubungan antara anak dan orang tua, persaudaraan, atau cinta dalam persahabatan dsb.  Berikut ada dua film korea yang mengakat cerita/bertema tentang cinta Platonik . Catatan !! kalau mau nonton dua film ini jangan lupa tisu ya !! 1. ...

25 Rekomendasi Film Horor Thailand Terbaik, Jangan Nonton Sendirian !!

  Salah satu genre film dari negara Gajah Putih Thailand yang terkenal   adalah genre horornya. Film-film horor dari negara Thailand sangat khas   dengan memasukan unsur-unsur cerita, mitos dan kebudayaan negaranya.   Film-film   horor negara Thailand juga memiiki alur cerita yang menarik. Ini dia film-filmnya. 1.       Shutter ( 2004) Film yang dibuat lagi versi Amerika nya ini menceritakan tentang seorang Photographer yang selalu dibayangi-bayangi gambar sosok perempuan yang terpotret tiap kali ia menggambil gambar. Ternyata sosok perempuan yang selalu masuk dalam gambarnya itu adalah dosa masa lalu sang photographer dan kekasihnya.   2.       The Sisters (Pee Chong Air) (2004) Mengisahkan tentang sekelompok musisi check in kesebuah hotel di Bangkok setelah pertujunkan. Bukannya beristirahat sekelompok musisi tersebut malah di usik oleh roh penunggu kamar tersebut. Roh seorang pelacur yang pern...

The Blue Lagoon (1980) : Kisah Dua Anak Manusia Terdampar Di Blue Lagoon (Danau Biru)

Jauh sebelum saya lahir film ini sudah diproduksi, untuk ukuran tahun 1980 pengambilan gambar film ini sudah sangat jernih dan indah. Menampilkan hijaunya danau, warna-warni ikan, matahari yang memantul di permukaan air, putihnya pasir , flora dan juga faunanya.  Film ini diadaptasi dari buku yang berjudul sama karya Henry De Vere Stacpoole. Bukunya diterbitkan tahun 1979, tambah lawas lagi !! Seperti judulnya film ini mengisahkan tentang dua anak manusia terdampar di Blue Lagoon (Lagoon semacam danau dipinggir laut). Dikisahkan sebuah kapal Northumberland yang membawa penumpang dari Eropa  berlayar menuju San Fransisco. Salah satu penumpangnya ialah tuan Arthur Lestrange  (William Daniels) yang membawa anak lelakinya Richard Lestrange ( Christopher Atkins) dan juga anak sahabatnya yang sudah menjadi anaknya Emmeline Lestrange (Brooke Shields). Richard dan Emmeline adalah saudara tiri.  Richard dan Emmeline sewaktu berlayar mereka masih bocah, kira-kira berumu 4-6 ...