Langsung ke konten utama

Sembilan Artis Terkenal Korea Yang Mengakhiri Hidupnya Sendiri

  Note: Bukan Untuk Ditiru  1.      Lee Eun Ju Artis cantik kelahiran   Gunsan,Korea selatan pada 22 Desember 1980, ia mengakhiri hidupnya pada saat berumur 24 tahun , masih sangat muda. Lee Eun Ju ialah salah satu artis cantik   Korea yang sedang populer , karirnya sedang menanjak tinggi.   Ia ditemukan meninggal di apartemennya pada 22 Febuari tahun 2005. Polisi menemukan cacatan Lee Eun Ju yang ditunjukan untuk ibunya, catatan itu berisi permintaan maaf Lee Eun Ju "Mom, I am sorry and I Love You" begitu isinya. Beberapa hari sebelum mengakhiri hidupnya Lee Eun Ju telah menyelesaikan pendidikannya di Dangkuk University. Banyak spekulasi tentang penyebab Lee Eun Ju mengakhiri hidupnya sendiri. Dan yang paling santer terdengar ialah kareana ia depresi dan merasa malu setelah beradegan telanjang dalam film "The Secret Letter", film thriller erotis yang dirilis 28 Oktober 2004. Saya sudah nonton film ini dan memang dalam film ini Lee Eun Ju b...

Ode To My Father 2014 : Rindu dan Harapan di Toko Kkotbun

 


Ode to My Father


“Kenangan adalah berbagai hal yang kau alami di masa lalu masuk kedalam pikiranmu ia bahkan tidak akan hilang setelah waktu yang lama” Yoon
Deok-soo


******

Film yang disutradarai oleh Yoon Je-kyoon mengisahkan tentang seorang anak bernama Yoon Deok-soo (Hwang Jung-min) yang sejak kecil harus menjadi kepala keluarga akibat dari peperangan. Peperangan negaranya Korea utara dengan Cina. Ia, ibu dan dua adiknya migrasi dari kampung halamannya Korea utara kota Heung-Nam ke Seoul  tepatnya di Busan. Di Busan ia tinggal dengan bibi dari ayahnya, bibinya mempunyai toko bernama Kkotbun di pasar Gukje Busan.  Peperangan mengakibatkan kampung halaman Yoon Deok-soo rata dengan tanah sehingga dia tidak bisa kembali lagi kesana.

Menjadi kepala keluarga di usia belia Yoon Deok-soo harus merelakan cita-citanya yang ingin menjadi Kapten Angkatan Laut . Yoon Deok-soo harus fokus bekerja  siang dan malam untuk menghidupi ibu dan menyekolahkan kedua adiknya sampai ke perguruan tinggi. Bahkan Yoon Deok-soo rela pergi ke Jerman untuk menjadi buruh tambang agar adik laki-lakinya tidak batal kuliah di Universitas Seol. Perkerjaan tambang begitu berat kadang mempertaruhkan nyawa kalau sewaktu-waktu tambang amblas.Tapi ditengah pekerjaan yang amat berat itu ia bertemu pujaan hatinya  Yong-ja (Yujin Kim)   kebetulan juga orang Korea yang bekerja sebagai perawat di Jerman.


Kembali  ke jerman ia menikah dengan Yong-ja,  ekonomi keluarganya belum cukup baik. Dan yang paling membuat Yoon Deok-soo gusar bukan karena ekonomi keluarganya tidak kunjung membaik , ia gusar karena pamannya ingin menjual Toko Kkotbun karena bibinya sudah meninggal. Ia marah kepada pamannya, ia tidak ingin Toko Kkotbun dijual . Untuk kedua kalinya Yoon Deok-soo merantau kali ini bukan kerja di pertambangan tapi ke medan perang di Vietanam. Yoon Deok-soo menjadi tentara bayaran di Vietnam. Ia bekerja sebagai tentara bayaran dan siap kalau sewaktu-waktu nyawanya hilang hanya demi mencari modal untuk membeli Toko Kkotbun. Pulang dari Vietnam ia berhasil membeli Toko Kkotbun sebagai bayarannya sebelah kakinya mengalami cedera dan harus di topang oleh besi. Yoon Deok-soo memiliki kaki pincang karena dirinya pernah terkena bom sewaktu jadi tentra di Vietnam.

Perlahan kehidupan Yoon Deok-soo perlahan membaik, setelah belasan tahun ia juga menemukan adiknya Mak-soon yang hilang di pelabuhan Hungnam Korea Utara sewaktu perang berkecamuk. Waktu itu Kapal perang The Meredith Victory membawa 14.000 pengungsi yang berdesakan membuat siapa saja yang lemah mati terinjak termasuk anak-anak kecil.

Waktu memang berjalan dengan cepat,  Pasar Gukje Busan tempat Toko Kkotbun berdiri menjelma menjadi pasar yang besar dan pembangunan terus dilakukan. Sudah banyak yang ingin membeli Toko Kkotbun dengan harga mahal tapi Yoon Deok-soo tidak ingin menjualnya .“Aku tidak akan menual toko ini sampai kalian langkahi mayatku!” begitu kata Yoon Deok-soo setiap kali ada orang yang memaksa ingin membeli toko kesayangannya.  Istri, anak-anaknya juga tidak mengerti kenapa Yoon Deok-soo tidak menjual toko butut tersebut. Padahal kalau dijual Yoon Deok-soo bahkan bisa membeli gedung bertingkat. Tapi setiap kali anak-anak dan istrinya membahas tentang penjualan toko tersebut Yoon Deok-soo langsung emosi.

Istri maupun anak-anaknya tidak tahu bahwa ada harapan dan rindu yang tersimpan di Toko Kkotbun. Ia tidak ingin menjual harapan dan rindu itu, bahwa di Toko Kkotbun ia dan ayahnya berjanji akan bertemu . Belasan tahun silam ketika mereka terpisah di Pelabuhan Hungnam Korea Utara ayahnya menyuruh Yoon Deok-soo menunggu di Toko Kkotbun milik bibinya di Busan, mereka akan bertemu disana. Karena ayahnya turun dari kapal yang akan mengakut mereka. Ayahnya turun dari kapal untuk mecari putri kecilnya, adik bungsu Yoon Deok-soo yang hilang di tengah kerumunan orang.

Yoon Deok-soo tidak mau Toko Kkotbun dijual, jika dijual ia tidak bisa bertemu dengan ayahnya.

Film ini membuat para penonton hanyut dalam perasaan pengharapan dan rindu yang mendalam yang dirasakan Yoon Deok-soo kepada ayahnya. Ia menunggu ayahnya di Toko Kkotbun selama belasan tahun, sampai ia tua renta ia tetap menunggu ayah yang tidak tahu lagi keberadaannya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dua Film Korea Bertema Cinta Platonik : Siapkan Banyak Tisu Saat Nontonnya

Yang saya sukai dari Film Korea ada dua yang pertama tema cerita yang diangkat kedua peran yang diperankan para aktor dan aktrisnya sangat alami. Penonton seperti bukan sedang menonton film tapi seakan ikut dalam alur ceritanya. Kali ini  saya punya dua rekomendasi film korea bertema tentang Cinta Platonik  yang sayang dilewatkan buat para penikmat film, apalagi buat pecinta film korea. Cinta Platonik  atau juga sering disebut Cinta Platonis sendiri  menurut beberapa referensi ialah  jenis cinta yang tidak melibatkan tendesi romantis (bukan hubungan pacaran) Ia adalah cinta yang tak bersyarat,  tanpa nasfu dan birahi,  bisa dibilang cinta suci, waw keren gak  tu !!!.  Cinta Platonik biasanya ada dalam hubungan antara anak dan orang tua, persaudaraan, atau cinta dalam persahabatan dsb.  Berikut ada dua film korea yang mengakat cerita/bertema tentang cinta Platonik . Catatan !! kalau mau nonton dua film ini jangan lupa tisu ya !! 1. ...

25 Rekomendasi Film Horor Thailand Terbaik, Jangan Nonton Sendirian !!

  Salah satu genre film dari negara Gajah Putih Thailand yang terkenal   adalah genre horornya. Film-film horor dari negara Thailand sangat khas   dengan memasukan unsur-unsur cerita, mitos dan kebudayaan negaranya.   Film-film   horor negara Thailand juga memiiki alur cerita yang menarik. Ini dia film-filmnya. 1.       Shutter ( 2004) Film yang dibuat lagi versi Amerika nya ini menceritakan tentang seorang Photographer yang selalu dibayangi-bayangi gambar sosok perempuan yang terpotret tiap kali ia menggambil gambar. Ternyata sosok perempuan yang selalu masuk dalam gambarnya itu adalah dosa masa lalu sang photographer dan kekasihnya.   2.       The Sisters (Pee Chong Air) (2004) Mengisahkan tentang sekelompok musisi check in kesebuah hotel di Bangkok setelah pertujunkan. Bukannya beristirahat sekelompok musisi tersebut malah di usik oleh roh penunggu kamar tersebut. Roh seorang pelacur yang pern...

The Blue Lagoon (1980) : Kisah Dua Anak Manusia Terdampar Di Blue Lagoon (Danau Biru)

Jauh sebelum saya lahir film ini sudah diproduksi, untuk ukuran tahun 1980 pengambilan gambar film ini sudah sangat jernih dan indah. Menampilkan hijaunya danau, warna-warni ikan, matahari yang memantul di permukaan air, putihnya pasir , flora dan juga faunanya.  Film ini diadaptasi dari buku yang berjudul sama karya Henry De Vere Stacpoole. Bukunya diterbitkan tahun 1979, tambah lawas lagi !! Seperti judulnya film ini mengisahkan tentang dua anak manusia terdampar di Blue Lagoon (Lagoon semacam danau dipinggir laut). Dikisahkan sebuah kapal Northumberland yang membawa penumpang dari Eropa  berlayar menuju San Fransisco. Salah satu penumpangnya ialah tuan Arthur Lestrange  (William Daniels) yang membawa anak lelakinya Richard Lestrange ( Christopher Atkins) dan juga anak sahabatnya yang sudah menjadi anaknya Emmeline Lestrange (Brooke Shields). Richard dan Emmeline adalah saudara tiri.  Richard dan Emmeline sewaktu berlayar mereka masih bocah, kira-kira berumu 4-6 ...