Langsung ke konten utama

Sembilan Artis Terkenal Korea Yang Mengakhiri Hidupnya Sendiri

  Note: Bukan Untuk Ditiru  1.      Lee Eun Ju Artis cantik kelahiran   Gunsan,Korea selatan pada 22 Desember 1980, ia mengakhiri hidupnya pada saat berumur 24 tahun , masih sangat muda. Lee Eun Ju ialah salah satu artis cantik   Korea yang sedang populer , karirnya sedang menanjak tinggi.   Ia ditemukan meninggal di apartemennya pada 22 Febuari tahun 2005. Polisi menemukan cacatan Lee Eun Ju yang ditunjukan untuk ibunya, catatan itu berisi permintaan maaf Lee Eun Ju "Mom, I am sorry and I Love You" begitu isinya. Beberapa hari sebelum mengakhiri hidupnya Lee Eun Ju telah menyelesaikan pendidikannya di Dangkuk University. Banyak spekulasi tentang penyebab Lee Eun Ju mengakhiri hidupnya sendiri. Dan yang paling santer terdengar ialah kareana ia depresi dan merasa malu setelah beradegan telanjang dalam film "The Secret Letter", film thriller erotis yang dirilis 28 Oktober 2004. Saya sudah nonton film ini dan memang dalam film ini Lee Eun Ju b...

Pelajar dan Mahasiswa Wajib Nonton !! 5 Pelajaran Berharga dari Film Legend 3 Idiots Tentang Dunia Pendidikan


3 idiots adalah julukan yang diberikan oleh rektor Universitas Imperial College of Engineering (ICE)  India Dr.Viru Sahastrabuddhe kepada 3 sekawan  orang mahasiswa jurusan teknik Raju ‘Rancho’ Shamaldas Chanchad (Aamir Khan), Farhan Qureshi (Madhavan), dan Rastogi (Sharman Joshi ). 3 Sekawan tersebut tinggal dalam satu kamar di asrama Universitas ICE, sama-sama suka huru-hara, mereka bertiga begitu klop. Tapi ada perbedaan mencolok dari ketiganya kalau Farhan masuk kuliah jurusan teknik karena permintaan orang tua,  jadi ia menjalani kuliah ogah-ogahan.

Karena otak dan hatinya terbang ke Hungaria. Farhan ingin menjadi seorang Photographer Alam Liar bersama idolanya Andre Isthawa di Hungaria tapi malah terjebak di Universitas Teknik Mesin. Dan Rastogi berlari terbirit-birit tanpa tahu apa yang dikerjarnya. Rastogi dikejar hantu ketakutan, ia ketakutan menghadapi masa depan. Ketakutan itu membuat ia menjadi pesimistik akut akibatnya Raju berlari kencang tapi jalan ditempat, lelah tapi tidak ada hasil. Ia ingin sekali mendapat nilai bagus setiap ujian akhir tapi bukanya belajar ia malah memperbanyak cincin jimatnya yang ia sematkan di setiap jari.

Dan Rancho ia kuliah dengan segenap jiwa dan raganya, mesin dan mekanika adalah jiwanya. Ia tidak peduli soal peringkat dan nilai besar tapi ketika ujian akhir ia selalu peringkat teratas. Hal tersebut dikarenakan Rancho belajar dengan senang dan sepenuh hati, mesin, mekanika dan belajar adalah dunianya. Rancho satu-satu burung yang bebas dalam sangkar Dr.Viru Sahastrabuddhe. Rancho memilki pribadi yang begitu indah seperti bait-bait dalam soundtrack Film 3 Idiots :

Dia bagai angin, dia bagai layang-layang

Dimanakah dia?

Saat jurang menuntun kita dia akan perjelas jalannya

Ketika masa depan mengejar kita dia menikmati hari-harinya

Hidup merdeka dalam tiap peristiwa

Darimanakah dia datang

Menjamah hati kita, dia bagai peneduh dalam terik panas

Bagai kebun ditengah gurun,

Ia penyembuh luka,

Saat kita kalah dalam perang dia akan seberangi lautan, berenang menerjang rintangan,

Dia adalah naungan rintangan, dia penyangga kita, 

Pelajar dan mahasiswa wajib nonton  film 3 Idiots. Rancho, teman-teman kuliahnya, kehidupan kampus ICE akan memberikan pelajaran berharga tentang bagaimana seharusnya kita menjalani pendidikan kita . Berikut 5 pelajaran berharga dari Film Legend 3 Idiots tentang dunia pendidikan

1.      Kalau Belajar Kurangi Menghafal

Rancho Belajar

Seperti kata Rancho “Jangan mengahafal dalam belajar tapi pahami materinya, nikmat indahnyai ilmu pengetahuan”.   Seperti Chatur (Omi Vaidya) ketika ia terpilih untuk berpidato mewakili para mahasiswa di hari guru. Pidato tersebut ditulis dalam bahasa india murni , penulisannya dibantu oleh pustakawan Dubey Jee. Pustakawan Dubey Jee menyiapkan teks pidato yang isinya memuji Rektor Universitas Imperial College of Engineering (ICE)  India Dr.Viru Sahastrabuddhe atas pencapaiannya selama menjadi rektor dan juga pujian untuk menteri pendidikan yang akan hadir.  Teks pidato itu dibuat agar Virus dan menteri  pendidikan terpesona.

Tapi ketika Chatur membacakan teks pidato itu dengan percaya diri di depan khalayak ramai orang-orang riuh,tertawa terpingkal-pingkal serta diiringi tepuk tangan membahana. Bukan karena pidatonya bagus tapi isi pidato itu menghina Rektor Universitas ICE dan menteri pendidikan dengan kata-kata cabul.  Beberapa kata dari teks pidato tersebut sudah dirubah dengan kata-kata cabul, hanya beberapa kata yang dirubah tapi sudah merubah semua esensi pidato tersebut. Chatur tidak menyadari hal tersebut karena yang dilakkukanya hanya menghapal teks pidato yang sudah disiapkan pustakawan Dubey Jee. Chatur hanya menghafal tanpa tahu maksud dan arti dari teks pidato tersebut

2.      Kita Memang Harus Belajar Agar Lulus Tapi Bukan Sekedar Lulus.

Rancho Kuliah
     Kita tidak mungkin selamanya sekolah ataupun kuliah, kita semuanya ingin lulus !!. Tapi kalau hanya sekedar lulus tanpa ada yang membekas tentu hal tersebut hanya membuang-buang waktu belaka. Jalanilah kuliah ataupun sekolah dengan segenap hati dan jiwa, belajarlah dengan suka cita. Seperti kata Rancho kepada temannya Rastogi "Dengan menghafal kamu menghemat 4 tahunmu dikampus tapi kemudian hidupmu yang 40 tahun kedepan telah kau remuk"



3.      All Is Well, Masa Depan Memang Tidak Pasti Tapi Menakutinya Tidak Akan Membuatnya Lebih Baik

All Is Well

Teman Rancho, Rastogi  memilki phobia terhadap masa depan. Ia takut menghadapi masa depan, takut kalau tidak lolos, takut kalau kakaknya tidak bisa menikah,  takut kalau tidak bisa bekerja dengan layak . Untuk mengatasi ketakutan tersebut Rastogi memakai jimat yang ia sematkan disetiap jarinya. Tapi ketakutan Rastogi tidak pernah berkurang malah semakin menjadi. Hal itu membuatnya menjadi pribadi yang rendah diri, karena rendah diri Rastogi tidak bisa melakukan apa-apa. Masa depan memang penuh dengan ketidakpastian, tapi kalau kita  terlalu takut menghadapinya malah akan membuat kita terjebak dan akhirnya tidak melakukan apa-apa.



4.      IQ (intelligence quotient) memang penting, Tapi EQ (emotional quotient) Tidak Boleh Dilupakan

Rancho dan Teman-Teman

Rancho tidak hanya memiliki IQ yang baik tapi ia juga memiliki EQ yang sangat kuat. Ia sangat peduli dengan teman-temannya, ia peduli dengan orang-orang sekitar. Rancho rela mengerjakan tugas kakak tingkatnya yang sebentar lagi akan di dropout dari kampus. Padahal sebentar lagi ia juga akan ujian akhir. Rancho juga pernah berkata Persahabatan lebih mulia dari manusia itu sendiri “ Kepada Pia disaat dia memilih berjaga menunggui ayah Rastogi yang sekarat dirumah sakit padahal besok ia ada ujian. Katanya lagi “Ada banyak ujian di dunia ini tapi ayah hanya ada satu, malam ini kami akan menjaga sang Pak POS teladan lebih dulu”.

 

5.      Belajarlah Dengan Sepenuh Hati Bukan Karena Keterpaksaan Ataupun Ketakutan

Rancho di Dalam Kelas

Belajar hanya karena keterpaksaan ataupun ketakutan tidak akan memberikan hasil yang maksimal. Farhan kuliah teknik karena takut dan dipaksa ayahnya yang menakutkan seperti Hitler membuatnya harus bertengger diperingkat terakhir disepanjang kuliah. Rastogi kuliah dengan penuh ketakutan membuatnya jalan ditempat padahal ia sudah lari kencang, lelah tapi tidak ada hasil.  Seperti kata Rancho Singa sirkus juga belajar untuk bisa duduk di kursi hanya karena takut dicambuk. Tapi kita tetap boleh menyebut singa ini terlatih bukan terdidik”  belajar hanya karena keterpaksaan ataupun ketakutan akan membuat kita hanya sekedar terlatih bukan terdidik.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dua Film Korea Bertema Cinta Platonik : Siapkan Banyak Tisu Saat Nontonnya

Yang saya sukai dari Film Korea ada dua yang pertama tema cerita yang diangkat kedua peran yang diperankan para aktor dan aktrisnya sangat alami. Penonton seperti bukan sedang menonton film tapi seakan ikut dalam alur ceritanya. Kali ini  saya punya dua rekomendasi film korea bertema tentang Cinta Platonik  yang sayang dilewatkan buat para penikmat film, apalagi buat pecinta film korea. Cinta Platonik  atau juga sering disebut Cinta Platonis sendiri  menurut beberapa referensi ialah  jenis cinta yang tidak melibatkan tendesi romantis (bukan hubungan pacaran) Ia adalah cinta yang tak bersyarat,  tanpa nasfu dan birahi,  bisa dibilang cinta suci, waw keren gak  tu !!!.  Cinta Platonik biasanya ada dalam hubungan antara anak dan orang tua, persaudaraan, atau cinta dalam persahabatan dsb.  Berikut ada dua film korea yang mengakat cerita/bertema tentang cinta Platonik . Catatan !! kalau mau nonton dua film ini jangan lupa tisu ya !! 1. ...

25 Rekomendasi Film Horor Thailand Terbaik, Jangan Nonton Sendirian !!

  Salah satu genre film dari negara Gajah Putih Thailand yang terkenal   adalah genre horornya. Film-film horor dari negara Thailand sangat khas   dengan memasukan unsur-unsur cerita, mitos dan kebudayaan negaranya.   Film-film   horor negara Thailand juga memiiki alur cerita yang menarik. Ini dia film-filmnya. 1.       Shutter ( 2004) Film yang dibuat lagi versi Amerika nya ini menceritakan tentang seorang Photographer yang selalu dibayangi-bayangi gambar sosok perempuan yang terpotret tiap kali ia menggambil gambar. Ternyata sosok perempuan yang selalu masuk dalam gambarnya itu adalah dosa masa lalu sang photographer dan kekasihnya.   2.       The Sisters (Pee Chong Air) (2004) Mengisahkan tentang sekelompok musisi check in kesebuah hotel di Bangkok setelah pertujunkan. Bukannya beristirahat sekelompok musisi tersebut malah di usik oleh roh penunggu kamar tersebut. Roh seorang pelacur yang pern...

The Blue Lagoon (1980) : Kisah Dua Anak Manusia Terdampar Di Blue Lagoon (Danau Biru)

Jauh sebelum saya lahir film ini sudah diproduksi, untuk ukuran tahun 1980 pengambilan gambar film ini sudah sangat jernih dan indah. Menampilkan hijaunya danau, warna-warni ikan, matahari yang memantul di permukaan air, putihnya pasir , flora dan juga faunanya.  Film ini diadaptasi dari buku yang berjudul sama karya Henry De Vere Stacpoole. Bukunya diterbitkan tahun 1979, tambah lawas lagi !! Seperti judulnya film ini mengisahkan tentang dua anak manusia terdampar di Blue Lagoon (Lagoon semacam danau dipinggir laut). Dikisahkan sebuah kapal Northumberland yang membawa penumpang dari Eropa  berlayar menuju San Fransisco. Salah satu penumpangnya ialah tuan Arthur Lestrange  (William Daniels) yang membawa anak lelakinya Richard Lestrange ( Christopher Atkins) dan juga anak sahabatnya yang sudah menjadi anaknya Emmeline Lestrange (Brooke Shields). Richard dan Emmeline adalah saudara tiri.  Richard dan Emmeline sewaktu berlayar mereka masih bocah, kira-kira berumu 4-6 ...