Langsung ke konten utama

Sembilan Artis Terkenal Korea Yang Mengakhiri Hidupnya Sendiri

  Note: Bukan Untuk Ditiru  1.      Lee Eun Ju Artis cantik kelahiran   Gunsan,Korea selatan pada 22 Desember 1980, ia mengakhiri hidupnya pada saat berumur 24 tahun , masih sangat muda. Lee Eun Ju ialah salah satu artis cantik   Korea yang sedang populer , karirnya sedang menanjak tinggi.   Ia ditemukan meninggal di apartemennya pada 22 Febuari tahun 2005. Polisi menemukan cacatan Lee Eun Ju yang ditunjukan untuk ibunya, catatan itu berisi permintaan maaf Lee Eun Ju "Mom, I am sorry and I Love You" begitu isinya. Beberapa hari sebelum mengakhiri hidupnya Lee Eun Ju telah menyelesaikan pendidikannya di Dangkuk University. Banyak spekulasi tentang penyebab Lee Eun Ju mengakhiri hidupnya sendiri. Dan yang paling santer terdengar ialah kareana ia depresi dan merasa malu setelah beradegan telanjang dalam film "The Secret Letter", film thriller erotis yang dirilis 28 Oktober 2004. Saya sudah nonton film ini dan memang dalam film ini Lee Eun Ju b...

Nymphomaniac Volume I & II (2013) : Seni Atau Money ??

 

Film kontro versi  karya sutradara  Lars von Trier  yang diproduksi tahun 2013  berjudul Nymphomaniac. Kenapa kontro versi? karena film ini mengisahkan tentang seorang gadis yang Nymhomaniac !. Nymhomaniac artinya orang yang kecanduan seks dan tidak bisa merasakan orgasme.  Begiitullah kira-kira !!. Dan adegan-adegan seks dalam film ini katanya dilakukan secara nyata !!

Film ini banyak mendapat komentar positif  dan negatif, dan komenter itu datang dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Saya sendiri baru tahu artinya setelah selesai menontonya, saya sedikit googling makna Nymhomaniac.

Dikisahkan seorang gadis bernama Joe Ia memulai petualngan seks sejak remaja dan tidak bisa dihentikan sampai ia dewasa. Saya pensaran mengenai dari mana sutrada Lars von Trier mendapat ilham/ide  untuk membuat film ini

Kembali lagi ke kisah joe,  setelah berhubungan dengan banyak leaki  Joe tettap tidak bisa merasakan orgasme, untuk itulah ia berpetualang . Bahkan ketika ia sudah memiliki suami dan anak kecanduannya akan seks tetap tidak bisa dihentikan.

Jujur saja ketika menonton film yang dibagi menjadi dua chapter ini saya tidak bisa begitu menikmatinya  bukan karena adegan-adegan seksnya yang mengganggu  tapi lebih ke bahwa saya kurang bisa menangkap maksud dari film ini. Karakter Joe si bintang utama dalam film ini juga kurang kuat. Untuk mensiasatinya Saya nontonnya  loncat-loncat. 

Atau memang mungkin sang sutradara Lars von Trier tidak ingin menyampaikan apa-apa ia membuat film ini hanya untuk sekedar komersil,   atau juga bukan untuk seni seperti pendapat banyak orang atau  hal lainnya, just for money !!. Karena film yang mengangkat tema tentang seks selalu laris manis dipasaran, seperti jualan kacang goreng.

Sebelum filmnya masuk pasar  Sutradara Lars von Trier  sepertinya memang berniat mengemas film ini dari awal sampai akhir menjadi film  yang kontroversial. Posternya  menampilkan  ekspresi 14 pemain film ini  saat orgasme. Tidak percaya !, coba cari  sendiri di internet  !!. ekspresi  tersebut  keluar dari beragam wajah dan umur, mulai dari gadis remaja sampai yang sudah tua. Paket komplet !!

Sebenarnya film ini melibatkan banyak tokoh tapi saya hanya akan membahas karakter utama film ini  saja,  yaitu Joe si Nymhomaniac.

Kembali lagi ke kisah Joe, karakternya membuat saya jengkel  dan kasihan sekaligus, jengkel  karena ia menghancurkan hidupnya sendiri dan tentu saja suami dan anaknya yang masih bayi menjadi korban karena Nymhomaniacnya . Merasa Kasihan karena Joe sendiri tidak 100 % bahagia dengan kelakuannya.

Setelah merasa lelah dengan Nymhomaniacnya Joe berakhir babak belur ditengah malam di gang yang sempit, ia habis di hajar oleh dua orang yang berarti bagi Joe. Yaitu mantan suami dan temannya.

Joe ditolong oleh lelaki tua bernama Seligman yang diperankan oleh Stellan SkarsgÃ¥rd.  Joe akhirnya menginap di apertemen Seligman dan ia mulai menceritakan kronologis kenapa ia menjadi seorang Nymhomaniac akut.  Joe seperti mendapat perlindungan ketika berada dirumah Seligman, tapi ternyata si Seligman ada udang dibalik batu. Setelah mendengarkan cerita panjang lebar  dari Joe, Seligman malah menjadi tertarik secara seksual dengan Joe.  Dan ketika Joe terlelap tidur, ia mulai melancarkan aksinya. Dan begitulah film ini diakhiri, akhir yang menggantung.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dua Film Korea Bertema Cinta Platonik : Siapkan Banyak Tisu Saat Nontonnya

Yang saya sukai dari Film Korea ada dua yang pertama tema cerita yang diangkat kedua peran yang diperankan para aktor dan aktrisnya sangat alami. Penonton seperti bukan sedang menonton film tapi seakan ikut dalam alur ceritanya. Kali ini  saya punya dua rekomendasi film korea bertema tentang Cinta Platonik  yang sayang dilewatkan buat para penikmat film, apalagi buat pecinta film korea. Cinta Platonik  atau juga sering disebut Cinta Platonis sendiri  menurut beberapa referensi ialah  jenis cinta yang tidak melibatkan tendesi romantis (bukan hubungan pacaran) Ia adalah cinta yang tak bersyarat,  tanpa nasfu dan birahi,  bisa dibilang cinta suci, waw keren gak  tu !!!.  Cinta Platonik biasanya ada dalam hubungan antara anak dan orang tua, persaudaraan, atau cinta dalam persahabatan dsb.  Berikut ada dua film korea yang mengakat cerita/bertema tentang cinta Platonik . Catatan !! kalau mau nonton dua film ini jangan lupa tisu ya !! 1. ...

25 Rekomendasi Film Horor Thailand Terbaik, Jangan Nonton Sendirian !!

  Salah satu genre film dari negara Gajah Putih Thailand yang terkenal   adalah genre horornya. Film-film horor dari negara Thailand sangat khas   dengan memasukan unsur-unsur cerita, mitos dan kebudayaan negaranya.   Film-film   horor negara Thailand juga memiiki alur cerita yang menarik. Ini dia film-filmnya. 1.       Shutter ( 2004) Film yang dibuat lagi versi Amerika nya ini menceritakan tentang seorang Photographer yang selalu dibayangi-bayangi gambar sosok perempuan yang terpotret tiap kali ia menggambil gambar. Ternyata sosok perempuan yang selalu masuk dalam gambarnya itu adalah dosa masa lalu sang photographer dan kekasihnya.   2.       The Sisters (Pee Chong Air) (2004) Mengisahkan tentang sekelompok musisi check in kesebuah hotel di Bangkok setelah pertujunkan. Bukannya beristirahat sekelompok musisi tersebut malah di usik oleh roh penunggu kamar tersebut. Roh seorang pelacur yang pern...

The Blue Lagoon (1980) : Kisah Dua Anak Manusia Terdampar Di Blue Lagoon (Danau Biru)

Jauh sebelum saya lahir film ini sudah diproduksi, untuk ukuran tahun 1980 pengambilan gambar film ini sudah sangat jernih dan indah. Menampilkan hijaunya danau, warna-warni ikan, matahari yang memantul di permukaan air, putihnya pasir , flora dan juga faunanya.  Film ini diadaptasi dari buku yang berjudul sama karya Henry De Vere Stacpoole. Bukunya diterbitkan tahun 1979, tambah lawas lagi !! Seperti judulnya film ini mengisahkan tentang dua anak manusia terdampar di Blue Lagoon (Lagoon semacam danau dipinggir laut). Dikisahkan sebuah kapal Northumberland yang membawa penumpang dari Eropa  berlayar menuju San Fransisco. Salah satu penumpangnya ialah tuan Arthur Lestrange  (William Daniels) yang membawa anak lelakinya Richard Lestrange ( Christopher Atkins) dan juga anak sahabatnya yang sudah menjadi anaknya Emmeline Lestrange (Brooke Shields). Richard dan Emmeline adalah saudara tiri.  Richard dan Emmeline sewaktu berlayar mereka masih bocah, kira-kira berumu 4-6 ...